Teks Narasi

Contoh Teks Narasi

Contoh teks narasi – adalah sebuah karangan yang menceritakan atau menjelaskan secara rinci suatu peristiwa dalam urutan kronologis. Peristiwa dalam teks narasi tersebut bisa berupa fakta atau hanya merupakan imajinasi belaka.

Paragraf narasi ini berguna untuk membahas sebuah topik baru atau membangun topik sebelumnya dan menambahkan acara penting untuk membuatnya lebih rinci.

sebelum melihat contoh teks narasi, mari kita simak terlebih dahulu jenis-jenis teks narasi berikut ini yang telah kami kutip dari majalahpendidikan.com.

Jenis Teks Narasi

  • Teks narasi Ekspositorik

Narasi ekspositori adalah paragraf narasi yang dirancang untuk memberikan informasi yang akurat tentang suatu peristiwa atau peristiwa untuk memperluas persepsi dan pengetahuan orang tentang cerita seseorang.

  • Teks narasi sugestif

Teks narasi sugestif adalah cerita yang mencoba memberi pembaca atau pendengarnya tujuan tertentu atau menyampaikan amanat terselubung. Sehingga seakan-akan pembaca dan pendengar bisa melihat dan mengetahui maknanya.

Contoh Teks Narasi Singkat

Pertarungan di pagi buta

Pada titik ini matahari belum bangun dari diskusi, ayam belum selesai. Tapi Tuan Raden telah meninggalkan rumahnya. Kulitnya yang keriput dan tipis sepertinya tidak tahan dengan angin pagi yang berusaha membekukan kulitnya.

Tangannya yang gagah membawa cangkul di tangan kirinya, sementara tangan kanannya memegang bungkusan besar.

Ketika dia meletakkan kakinya ke arah sawahnya, langkahnya tiba-tiba terganggu oleh tangisan seorang anak lelaki yang pada saat itu memecah kesunyian. Karena ketakutan, Pak Raden mencari sumber tangisan tersebut.

Betapa mengejutkannya, Tuan Raden melihat seseorang yang sangat cantik dan menawan terbaring di bawah pohon ara yang besar.

Ketika dia mencoba mengambil bayinya, seekor harimau tiba-tiba cukup besar untuk menyerangnya.

Tapi Tuan Raden dengan cekatan lolos dari harimau. Rupanya, tangisan bayi itu membantu mengundang seekor harimau. Dan ternyata harimau itu kelaparan.

Harimau itu selalu memandang anak laki-laki itu dengan tatapan mengerikan. Ketika Pak Raden melihat harimau itu, dia berusaha menjauhkannya dengan cangkulnya.

Tapi harimau itu menjawab. Dia berbalik menyerang Pak Raden dan berhasil melukai Pak Raden. Dia jatuh ke tanah dan pingsan, ketika harimau itu mencoba melompat lagi, Pak Raden mengambil pilihannya, yaitu di samping tubuhnya.

Alhasil, Pak Raden mampu mengalahkan harimau itu dengan cangkulnya yang masuk ke perut harimau hingga mati.

Setelah berhasil membunuh harimau tersebut, Raden membawa pulang bocah itu untuk dirawat dan menamainya sebagai putranya.

Guru

Setiap orang harus memiliki orang tua agar kita dapat dilahirkan ke dunia ini. Tetapi ada konsep orang tua kedua di sekolah. Ya, ini adalah istilah untuk guru sekolah.

Karena ketika mereka di sekolah, mereka adalah orang-orang yang membimbing kita, merawat kita dan menghina kita ketika kita berada di sekolah.

Ketika kami berada di sekolah ada banyak guru dengan materi yang mereka dan kepribadian mereka ajarkan. Kenapa kepribadiannya? Ini karena kita harus sering atau tidak pernah bertemu guru yang sangat baik dan sabar, guru yang percaya diri, guru yang ditakuti siswa karena mereka sering marah, guru yang lucu sering membuat kita tertawa dan banyak lagi. Ah, selain itu, ada juga guru yang cantik, cantik, dan muda yang menjadi bahan untuk proses siswa.

Selain itu, guru adalah kunci di mana kita bisa sukses nanti. Pahlawan anonim. Mereka selalu hadir dalam pasang surut ketika kita belajar di sekolah.

Mereka yang akan bangga ketika kita berhasil, mereka yang sedih ketika kita gagal, tetapi juga membuat kita menonjol dari kegagalan itu. Tuan, semua hormat kami untuk Anda.

Pengalaman

Musim liburan di sekolah saya dimulai pada 13 Juni dan berakhir pada 15 Juli. Keluarga kami tidak mempersiapkan liburan. Saat itu saya memutuskan untuk pergi berlibur ke pantai Parangtritis.

Dan pada hari berikutnya saya mempersiapkan segala sesuatu yang akan dibutuhkan nanti. Dalam perjalanan lagu bahagia menemaniku. Betapa bahagianya aku saat sampai di pantai. Dengan semua perspektif yang menarik.

Sesampainya di sana, saya sekeluarga mengambil foto untuk mengabadikan momen indah ini. Waktu berlalu begitu cepat sehingga tidak terasa berjam-jam berlalu di sana.

Perpisahan juga terjadi ketika hari sudah larut. Tidak ingin merasakan kebahagiaan ini akhirnya berakhir. Dalam pikiranku, aku akan kembali besok.

Demikian beberapa contoh teks narasi yang dapat kami sajikan, semoga tulisan diatas dapat menambah refrensi dan pengetahuan kalian dalam pembelajaran.