Contoh Cerpen Singkat

Kumpulan Contoh Cerpen Singkat

Contoh Cerpen – Saat kita masih sekolah, kita diberi tugas untuk menulis cerita. Apa sebenarnya arti sebuah cerita? Ceritanya adalah sejenis karya sastra yang berbentuk prosa. Seperti karya sastra lainnya, namun ceritanya dipersingkat.

Ciri – Ciri Cerpen

Berikut beberapa ciri dari sebuah cerita, diantaranya:

  • Plot dalam cerita biasanya lebih pendek dari novel.
  • Jumlah kata dalam cerita pendek tidak melebihi 10.000 kata dalam sebuah cerita.
  • Ide utama atau inspirasi cerita ini terkadang bersumber dari pengalaman dan kehidupan sehari-hari.
  • Cerita pendek biasanya hanya menceritakan satu tokoh, tidak semua tokoh diceritakan.
  • Dalam cerita, selalu ada karakter yang diceritakan memiliki masalah, sehingga mereka akan menyelesaikannya juga.
  • Kata-kata yang digunakan dalam cerita ini umumnya lebih sederhana dan lebih mudah dipahami oleh pembaca.
  • Cerita seringkali menyampaikan kesan yang sangat dalam, sehingga pembaca pun bisa merasakannya.
  • Biasanya hanya satu kejadian yang ditulis dan dijelaskan.
  • Tindakannya hanya bersifat individual dan tidak berubah.
  • Potret para tokoh dalam cerita biasanya sederhana dan tidak terlalu detail.

Berikut contoh cerpen dari materi.carageo.com yang bagus dan fair. Berdasarkan contoh cerita pertemanan, contoh cerita lucu dan lucu, contoh cerita romantis, contoh cerita pendek sedih, contoh cerita anak, contoh pengalaman pribadi, contoh cerita cinta segitiga, contoh cerita menarik, dll.

Contoh Cerpen Singkat

Rajin Belajar

Senin yang cerah. Usai upacara bendera anak-anak, mereka pergi ke ruang kelas masing-masing untuk menerima tugas dari guru. Saat ini ada mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa dan PPKN.

Mata pelajaran pertama adalah matematika. Guru diminta mengerjakan halaman 5-6. Suasana di kelas tenang sementara para siswa mengerjakan soal-soal. Setelah menyelesaikan prosedur, guru merekomendasikan untuk mempelajari materi perkalian dan pembagian soal dalam cerita, karena tes spontan bisa dilakukan kapan saja.

Setelah belajar di sekolah, siswa pulang ke rumah. Siska, Putri, dan Hesti berjalan pulang karena jarak dari rumah mereka tidak jauh dari sekolah.

Mari main. Ada boneka baru di rumah yang dibeli ibuku di Bandung. Hesti bertanya pada kedua temannya.

“Lucu.” Kata Putri senang.

“Bagaimana menurutmu, Tik, kamu bisa datang atau tidak?”

Anda ingin belajar di rumah karena guru menyuruh Anda belajar karena Anda siap menghadapi ujian saat dalam perjalanan. “Tempat tidur Siska tidak bersalah.

Ketika Siska tiba di rumah masing-masing, dia segera berganti, makan siang, berdoa, dan kemudian tidur siang sehingga dia bisa belajar dan fokus dengan tenang di malam hari. Dari waktu ke waktu dia bertanya kepada kakaknya apakah dia tidak mengerti materi dalam buku itu.

Sedangkan Putri dan Hesti telat bermain wayang, sehingga tidak sempat mempelajari materi. Keesokan harinya mereka pergi bersama dan sesampainya di kelas memang ada tes dadakan. Putri dan Hesti kesulitan mengerjakan soal dan akhirnya mendapat hasil yang buruk dan harus mengulang ulangan tambahan.

Lain halnya dengan Siska. Dia memperoleh nilai terbaik di kelas karena belajar dengan tekun atas nasihat gurunya. Guru meminta Putri dan Hesti untuk mendidik Siska bersama temannya.

“Wow, Tik, selamat, nilaimu 10. Kamu akan belajar denganmu besok, oke?” Kata Hesti pada Siska.

Wirausaha

Febi adalah seorang mahasiswa PhD di bidang pertanian dan lebih memilih menjadi wirausaha daripada bekerja di kantor. Uniknya, ia menjual produk olahannya yang diracik dari penelitian di kampus yaitu sambal dengan campuran rumput laut yang murah dan sehat.

Dia awalnya menjualnya ke teman sekelasnya kepada staf pengajar dan kampus. Selain relatif terjangkau berdasarkan keuangan siswa, produknya juga sehat.

“Feb, kenapa lebih suka berwirausaha? Bahkan jika Anda adalah salah satu siswa yang luar biasa. Anda dapat dengan mudah memasuki perusahaan mana pun tanpa mencobanya. Juga, Anda menjual produk Anda dengan saus pedas dengan harga murah. Bagaimana Anda bisa mendapatkan keuntungan darinya? “Dia bertanya pada salah satu temannya yang penasaran.

“Ya, saya bisa menjual produk saya dengan harga tinggi jika saya mau. Pasti laku dan menguntungkan. Apalagi bagi orang yang paham kesehatan. Saya juga bisa bekerja di perusahaan dengan itikad baik dengan gaji tinggi. Tapi ternyata.

Maaf. Teman-teman., saya kuliah, bukan untuk uang atau untuk pengembalian investasi dari semua biaya yang saya bayarkan. Tapi saya senang jika pekerjaan saya bisa bermanfaat bagi orang lain dalam hal biaya dan kesehatan, ”jelas Febi . .

Mendengar penjelasan Febi, temannya langsung terdiam.

Baca juga : Misteri Segitiga Bermuda